QUANTUM TEACHING
Kita semua
mengetahui bahwasannya terdapat banyak sekali metode-metode yang dapat digunakan
di dalam proses pembelajaran. Diantaranya adalah Metode Scientific Learning, Konstruktivistik
Learning, Multiple Intelegen, Quantum Teaching, Kooperatif Learning,
Mastery Learning, Active Learning, Acelerated Learning, Discovery Learning,
Inquiry Learning, SEL (Social Emosional Learning), Spiritual Learning, Joiful
Learning, PBL (Problem Best Learning), dan CTL (Contextual Teaching and
Learning), serta SCL (Student Center Learning).
Dari sekian
banyaknya metode-metode pembelajaran tersebut diatas, salah satunya adalah Quantum
Teaching. Quantum Teaching menunjukkan kepada kita mengenai bagaimana cara
untuk menjadi seorang guru yang baik. Quantum Teaching menguraikan cara-cara
baru yang membuat proses belajar menjadi lebih mudah melalui pemaduan unsur
seni dan pencapaian-pencapaian yang terarah. Quantum Teaching bersandar kepada
sebuah asas dan memiliki beberapa prinsip. Quantum Teaching mengorkestrasi
perancangan pengajaran yang dinamis, melalui Modalitas V-A-K, Kerangka
Perancangan Quantum Teaching, dan Kecerdasan Berganda Bertemu SLIM-n-BIL.
Memahami metode Quantum Teaching merupakan hal yang penting bagi seorang
calon guru maupun seorang guru. Apabila seorang calon guru maupun seorang guru
telah memahami metode ini, maka kemudian diharapkan untuk dapat menerapkannya
pada proses pembelajaran. Karena dengan menggunakan metode Quantum Teaching ini,
seorang guru akan mampu menggabungkan keistimewaan-keistimewaan belajar menuju
bentuk perencanaan pengajaran yang akan melejitkan prestasi siswa.
Quantum adalah
interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya. Quantum Teaching dengan demikian
adalah orkestrasi bermacam-macam interaksi yang ada di dalam dan di sekitar
momen belajar. Interaksi-interaksi tersebut mencakup unsur-unsur untuk belajar
efektif yang mempengaruhi kesuksesan siswa. Interaksi-interaksi tersebut
mengubah kemampuan dan bakat alamiah siswa menjadi cahaya yang akan bermanfaat
bagi mereka sendiri dan bagi orang lain. Quantum teaching merupakan penggubahan
belajar yang meriah dengan segala nuansanya. Quantum Teaching menyertakan
segala kaitan, interaksi, dan perbedaan yang memaksimalkan momen belajar.
Quantum Teaching berfokus pada hubungan dinamis dalam lingkungan kelas,
interaksi yang mendirikan landasan, dan kerangka untuk belajar. (Bobbi
DePorter, 2003) Quantum Teaching berisi prinsip-prinsip sistem perancangan
pengajaran yang efektif, efisien, dan progresif berikut metode penyajiannya
untuk mendapatkan hasil belajar yang mengagumkan dengan waktu yang sedikit.
(Sutrisno, 2005) Quantum Teaching merangkaikan yang paling baik dari yang
terbaik menjadi sebuah paket multisensori, multikecerdasan, dan kompatibel
dengan otak. Yang pada akhirnya akan melejitkan kemampuan guru untuk mengilhami
dan kemampuan murid untuk berprestasi. Quantum Teaching merupakan sebuah
pendekatan belajar yang segar, mengalir, praktis, dan mudah diterapkan. Quantum
Teaching menawarkan cara-cara baru untuk memaksimalkan dampak usaha pengajaran
melalui perkembangan hubungan, penggubahan belajar, dan penyampaian kurikulum.
Quantum Teaching mencakup petunjuk spesifik untuk menciptakan lingkungan
belajar yang efektif, merancang kurikulum, menyampaikan isi, dan memudahkan
proses belajar. Ketika seorang guru telah mengetahui dan memahami metode
Quantum Teaching ini, maka guru tersebut akan memperoleh cara-cara yang efektif
untuk meningkatkan partisipasi dengan mengorkestrasi (menggubah) keadaan,
meningkatkan motivasi dan minat dengan menerapkan kerangka rancangan yang
dikenal dengan singkatan TANDUR, meningkatkan rasa kebersamaan dengan
menggunakan Delapan Kunci Keunggulan, meningkatkan daya ingat dengan
menggunakan SLIM-n-BIL, dan meningkatkan daya dengar peserta didik dengan
mengikuti Prinsip-Prinsip Komunikasi Ampuh, serta dapat meningkatkan kehalusan
transisi dengan MPT.