Jumat, 25 Oktober 2013

Caramu Salah dalam Mengenalnya

      Tergesa-gesa dan rasa ingin tahumu yang membuatmu terjatuh dalam sebuah pusaran kesedihan yang sebenarnya kamu sendiri yang telah mempersiapkannya. Ibarat melihat sebuah mutiara yang berkilauan di sebuah tepi lautan yang penuh dengan desiran angin yang sangat kencang, kamu menyuruh seseorang untuk mengambil mutiara tersebut. Padahal sebenarnya dalam benak dan nalurimu kamu juga ingin mengambil dan memiliki mutiara tersebut. Sungguh sangat na’if.. Kamu terlalu berani, kamu terlalu percaya diri! Apakah kamu tahu pemilik yang sebenarnya dari mutiara tersebut? TIDAK, bahkan bisa jadi itu bukan hak kamu! Belajarlah untuk menerima keadaan, jangan memaksakan sesuatu yang mungkin memang porsinya bukan untukmu. Cobalah untuk memahami dan mengontrol hati.. Kamu akan menjadi orang yang HEBAT jika kamu berhasil mengontrol hatimu dengan sebaik-baiknya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar