Selasa, 22 April 2014

Ragam Nasib Wanita di Akhirat

Sahabat Ali bin Abi Thalib ra. bercerita :
            Pada suatu hari aku bersama istriku Fatimah berkunjung ke rumah Rasulullah SAW. Ketika itu kami dapatkan beliau sedang menangis. Maka kami memberanikan diri untuk bertanya kepada beliau : “Wahai ayah, apakah gerangan yang menyebabkan ayah menangis?”. Nabi SAW menjawab : “Ketika aku di mi’raj-kan ke langit, kepadaku diperlihatkan orang-orang yang disiksa begitu dahsyat. Setiap aku mengingatnya, aku selalu menangis sedih!”. Kami kemudian bertanya : “Ya Rasulullah, apakah yang kau lihat saat itu?”. Beliau menjawab : “Saat itu, aku menyaksikan..”.
·         Perempuan yang digantung dengan rambutnya, sedangkan otak di dalam kepalanya bergolak mendidih.
·         Perempuan yang digantung dengan lidahnya, kedua tangannya tersampir di punggung, dan pada tenggorokannya dituangkan cairan panas dari neraka.
·         Perempuan yang digantung pada buah dadanya, melingkar ke arah punggung, dan pada tenggorokannya dituangkan cairan zakkun dari neraka.
·         Perempuan yang digantung kedua kaki dan kedua tangannya, diikat menyatu pada ubun-ubun, dan tubuhnya dibelit ular ganas serta binatang kala yang mengerikan.
·         Perempuan yang di panggang diatas api menyala-nyala, sambil mengunyah-ngunyah tubuhnya sendiri.
·         Perempuan yang memotong-motong tubuhnya sendiri dengan beberapa gunting dari neraka.
·         Perempuan berwajah hitam legam mengunyah-ngunyah ususnya sendiri.
·         Perempuan tuli, buta, serta bisu dikerangkeng dalam peti membara. Lubang-lubang tubuhnya mengucurkan darah busuk dan tubuhnya pun membusuk bagaikan diserang penyakit kulit dan lepra ganas.
·         Perempuan berkepala babi hutan dan bertubuh keledai, disiksa dengan beribu-ribu macam siksaan.
·         Perempuan bertubuh anjing, kemaluannya dimasuki kelabang beracun, lalu keluar lewat anusnya, sambil dipukuli dengan palu yang membara.

Kemudian berdirilah Fatimah seraya bertanya : “Wahai ayahku, mohon jelaskanlah kepadaku tentang amal-amal para perempuan tersebut!”. Maka Rasulullah SAW pun menjelaskan dalam sabdanya : “Wahai Fatimah putriku..”.
·         Perempuan yang digantung dengan rambutnya, karena ia tidak mau menutup rambutnya di hadapan kaum pria.
·         Perempuan yang digantung dengan lidahnya, karena ia menyakiti hati suami dengan ucapannya. Beliau melanjutkan sabdanya : “Tak seorang perempuan pun menyakiti hati suami dengan mulutnya (ucapannya), melainkan Allah akan memanjangkan lidahnya pada hari kiamat nanti hingga sepanjang tujuh puluh dzira’. Kemudian mengikatnya dibelakang lehernya”.
·         Perempuan yang digantung pada buah dadanya, dikarenakan ia berani menyusui anak orang lain tanpa seizin suami.
·         Perempuan yang digantung dengan kaki terikat adalah perempuan yang suka keluar rumah tanpa seizin suami, dan tidak pernah mandi besar seusai haid atau nifas.
·         Perempuan yang memakan tubuhnya sendiri adalah dia yang suka berhias untuk diperlihatkan pada pria lain, serta suka menggunjing orang lain.
·         Perempuan yang memotong-motong tubuhnya sendiri dengan gunting yang membara adalah dia yang suka berdandan dan berlenggak-lenggok di depan khalayak ramai demi mencari ketenaran, serta agar orang yang memandangnya menjadi jatuh hati.
·         Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya pada ubun-ubunnya dengan beberapa ular dan binatang kala ganas melilit di sekujur tubuhnya adalah karena dia mampu mengerjakan shalat dan mampu mengerjakan puasa, tetapi dia tidak pernah berwudhu, tidak pernah shalat, dan tidak pernah berpuasa, serta tidak pernah mandi jinabat.
·         Perempuan berkepala babi hutan dan bertubuh keledai disebabkan dia suka mengadu domba dan suka berbohong.
·         Perempuan yang berbentuk anjing adalah dia yang suka memfitnah dan suka mengomel dihadapan suami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar