Sebuah mendung terkadang tidak
selalu menghadirkan air hujan.
Sebuah pelangi juga terkadang tidak selalu
muncul setelah hujan.
Dan sebuah air mata terkadang tidak selalu diiringi oleh
kekecewaan.
Tapi rasa ini..
Rasa ini selalu hadir dan selalu muncul dalam
getar-getir lembaran memori kehidupanku.
Dan rasa ini pula yang memaksaku untuk
selalu meneteskan air mata bahagia.
Bahagia karena aku dapat menjagamu dalam
do’a..
Bahagia karena aku dapat mencintaimu dalam DIAM..
Karena dalam sebuah
bungkusan yang bernama DIAM itu, aku dapat mencintaimu karena-Nya.
Siapa yang
tahu akan sebuah cinta?
Cinta itu BUKAN bagaimana kita memiliki, dan BUKAN pula
bagaimana jika kita tidak memiliki. Cinta juga BUKAN bagaimana ia mengetahui,
dan BUKAN pula bagaimana jika ia tidak mengetahui.
Tapi cinta itu adalah kita..
Kita yang selalu mampu mencintainya, walaupun kita tidak memiliki dan ia tidak tahu
bahwa kita mencintainya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar